Puisi · Sajak Meira

Masa Untuk Senyum

Kala kau meninggalkanku Tanpa sepenggal kata pun kau tinggal Hanya seutas bunga mawar kau titipkan angin malam Depan pintu rumahku Kekasih. Ku tau makna kata pahit itu Kau bilang, suatu saat nanti kau akan hidup tanpaku. Tanpa mawar merah. Itu yang kau ucap Dua pekan silam Kekasih Kau selalu menjawab “Tunggulah aku” ketika aku bertanya…… Lanjutkan membaca Masa Untuk Senyum