diarymeira · Lightformeira · Me · Meira · Puisi · Sajak Meira · Tak Berkategori

Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Seperti halnya matahari yang tidak pernah lelah menyinari bumi. Seperti juga sang bulan yang berusaha menutupi kegelapan ketika matahari sejenak pergi. Juga seperti hujan yang senantiasa meneduhkan ketika bumi memanggil kepanasan. Aku, akan berusaha menjadi apapun yang kamu mau. Meskipun terkadang matahari terlihat menyakiti bumi, aku juga seperti itu. Tidak ada kesengajaan dibalik rasa sakitmu…… Lanjutkan membaca Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Kamu · Keegoisan · Kisah · Meira · Sajak Meira

Orang Terkasihku,,,

  Aku merasa ada yang hilang tanpa ku tau apa yang sudah kutemukan. Aku merasa menemukan tanpa tau yang kucari. Dan aku masih mencari tanpa tau apa yang sudah hilang. Seseorang yang kita pikir adalah milik kita ternyata bukan benar-benar milik kita.  Tidak apa-apa jika sakit hati, tidak perlu ditutupi. Tidak apa-apa punya rahasia, jangan dipaksa…… Lanjutkan membaca Orang Terkasihku,,,

Kisah · Lightformeira · Meira · Sajak Meira

Pergi?

Hanya ingin mengatakan, tetaplah baik-baik saja. Kapanpun, dengan siapapun.. Sejujurnya aku adalah orang yang paling patah saat kau berkata akan pergi. Namun, bagaimana pun aku tak bisa menyalahkanmu yang pergi tanpa alasan. Mungkin saja karena ada hal yang terlalu penting hingga tak bisa kau abaikan. Tapi satu hal yang kusesali darimu, bagaimana bisa kau pergi…… Lanjutkan membaca Pergi?

Hujan · Kamu · Keegoisan · Kisah · Me · Meira · Sajak Meira

Pray For

Hari ini celoteh para pemimpin telah saya dengar. Bising, sungguh. Mereka hanya tidak faham hal yang mungkin tersepelekan. Aku, kalian, kita. Harusnnya saling memahamkan bahwa tak semua yang terlihat “tidak susah” berarti hal yang pantas diabaikan. Justru itulah yang perlu dilihat, difahami.. Oke baikalah, saya faham. Saya akan berusaha untuk terus faham. Bahwa tak semuanya…… Lanjutkan membaca Pray For

Kisah · Lightformeira · Me · Puisi · Sajak Meira

Pagii

Pagi nya mentari. Namun bukan pagiku Sudah pasti, sabtu bukanlah hariku. Berjam jam telah berlalu tanpa melakukan apapun. Hanya berdiam pada bangku tua, bernyanyi dalam nada sumbang, Kemudian jemari pun turut berirama pada bangku.. Hmm Apalagi yang perlu dilakukan. Ada banyak pekerjaan? iya, banyak. hanya saja memang sedang tak ingin melakukan apapun.. Cukup sudah! Tak…… Lanjutkan membaca Pagii

Kisah

Tragedi Dua Minggu Silam

Semburat senyum telah meluap Kala waktu menyandang nuasa terang Kala waktu mendekap erat tubuhku dalam hangat petang Aku belum berujar sama sekali Hanya tak sadar menangis menjadi kata pertama Namun Ibu, Ayah.. Mereka tersenyum 🙂 Kudapati kisah lama itu Bersama canda gurau ibu ayahku seminggu yang lalu Seakan bersandar pada alunan nada Duapuluh tahun silam…… Lanjutkan membaca Tragedi Dua Minggu Silam