diarymeira · Lightformeira · Me · Meira · Puisi · Sajak Meira · Tak Berkategori

Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Seperti halnya matahari yang tidak pernah lelah menyinari bumi. Seperti juga sang bulan yang berusaha menutupi kegelapan ketika matahari sejenak pergi. Juga seperti hujan yang senantiasa meneduhkan ketika bumi memanggil kepanasan. Aku, akan berusaha menjadi apapun yang kamu mau. Meskipun terkadang matahari terlihat menyakiti bumi, aku juga seperti itu. Tidak ada kesengajaan dibalik rasa sakitmu…… Lanjutkan membaca Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Kisah · Me · Meira · Puisi · Sajak Meira

Mimpi Seminggu yang Lalu

Kemarin, malamku terusik sebab mimpi. Kemarin, pagiku tertindas rasa lelah. Kemarin, siangku pudar sebab ambisi tanpa hati. Sepagi seminggu yang lalu, mimpiku masih baik baik saja. ( Masih tertulis rapih dalam noktah noktah buku angka). Sesiang minggu yang lalu, ambisiku masih bersua merah.. Sepagi seminggu setelahnya : Mimpiku telah mengecewkan mimpi orang lain.. Ia menjawab…… Lanjutkan membaca Mimpi Seminggu yang Lalu

Kamu · Keegoisan · Kisah · Meira · Sajak Meira

Orang Terkasihku,,,

  Aku merasa ada yang hilang tanpa ku tau apa yang sudah kutemukan. Aku merasa menemukan tanpa tau yang kucari. Dan aku masih mencari tanpa tau apa yang sudah hilang. Seseorang yang kita pikir adalah milik kita ternyata bukan benar-benar milik kita.  Tidak apa-apa jika sakit hati, tidak perlu ditutupi. Tidak apa-apa punya rahasia, jangan dipaksa…… Lanjutkan membaca Orang Terkasihku,,,

Kisah · Lightformeira · Meira · Sajak Meira

Pergi?

Hanya ingin mengatakan, tetaplah baik-baik saja. Kapanpun, dengan siapapun.. Sejujurnya aku adalah orang yang paling patah saat kau berkata akan pergi. Namun, bagaimana pun aku tak bisa menyalahkanmu yang pergi tanpa alasan. Mungkin saja karena ada hal yang terlalu penting hingga tak bisa kau abaikan. Tapi satu hal yang kusesali darimu, bagaimana bisa kau pergi…… Lanjutkan membaca Pergi?

Andai · Kamu · Kisah · Lightformeira · Sajak Meira

Masih tentang “Cinta dalam Diam”

Untuk seseorang yang sering hari bahkan hampir selalu menjadi inspirasiku “Selamat pagi”. Senang melihatmu masih bisa terbangun dan menatap cahaya berkilauan di luar sana pagi ini. Kau tahu, suatu kebahagian terbesar pagi ini adalah melihatmu masih hadir dalam negriku. Jika bisa, bolehkah aku melihatmu dengan mata hatiku saja, hari ini dan seterusnya? Kamu adalah sesosok yang…… Lanjutkan membaca Masih tentang “Cinta dalam Diam”