diarymeira · Lightformeira · Me · Meira · Puisi · Sajak Meira · Tak Berkategori

Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Seperti halnya matahari yang tidak pernah lelah menyinari bumi. Seperti juga sang bulan yang berusaha menutupi kegelapan ketika matahari sejenak pergi. Juga seperti hujan yang senantiasa meneduhkan ketika bumi memanggil kepanasan. Aku, akan berusaha menjadi apapun yang kamu mau. Meskipun terkadang matahari terlihat menyakiti bumi, aku juga seperti itu. Tidak ada kesengajaan dibalik rasa sakitmu…… Lanjutkan membaca Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Kisah · Me · Meira · Puisi · Sajak Meira

Mimpi Seminggu yang Lalu

Kemarin, malamku terusik sebab mimpi. Kemarin, pagiku tertindas rasa lelah. Kemarin, siangku pudar sebab ambisi tanpa hati. Sepagi seminggu yang lalu, mimpiku masih baik baik saja. ( Masih tertulis rapih dalam noktah noktah buku angka). Sesiang minggu yang lalu, ambisiku masih bersua merah.. Sepagi seminggu setelahnya : Mimpiku telah mengecewkan mimpi orang lain.. Ia menjawab…… Lanjutkan membaca Mimpi Seminggu yang Lalu

Cerpen · Kisah · Lightformeira · Me · Puisi · Sajak Meira

Cerita tentang ‘naluri’

Hanya berbincang pada bunga mawar di tangan.. Mudah sekali hidup ini berubah. Karena terlalu sulit melihat dia dan mereka begitu semangat beradu kreasi. Padahal semuanya bagus. Untuk apa musti berpeeang damai? Aku yang hanya membawa setangkai mawar duduk termenung diujung ruang. Diam, sesekali melihat. Dulu aku ‘pernah’ mengarsir bentuk wajah dan uraia rambut dengan santai,…… Lanjutkan membaca Cerita tentang ‘naluri’

Kisah · Lightformeira · Me · Puisi · Sajak Meira

Pagii

Pagi nya mentari. Namun bukan pagiku Sudah pasti, sabtu bukanlah hariku. Berjam jam telah berlalu tanpa melakukan apapun. Hanya berdiam pada bangku tua, bernyanyi dalam nada sumbang, Kemudian jemari pun turut berirama pada bangku.. Hmm Apalagi yang perlu dilakukan. Ada banyak pekerjaan? iya, banyak. hanya saja memang sedang tak ingin melakukan apapun.. Cukup sudah! Tak…… Lanjutkan membaca Pagii

Andai · Puisi · Sajak Meira · Tak Berkategori

Sumpah Akhir Tahun

Menatap ratusan kembang api yang tengah nyala Seakan tak sadar ada hati pilu disini Menatap lampion lampion berjajar penuh tawa Tawa bahagia tentunya Sedang aku? Berdiam dalam gubuk kecil yang telah lusuh Menikmati tawa mereka namun tak mengabaikan pedih hati Pedih karena sendiri Pedih karena hanya berteman sunyi Sendiri.. Happy New Year Kata mereka. Bukan…… Lanjutkan membaca Sumpah Akhir Tahun

Kisah · Puisi · Sajak Alam · Sajak Meira

Sajak Pembuka Petang

Kusapa sajak tak bernada Nada yang masih milikku Di tengah rintihan hujan Penaku memulai karyanya Noktah-noktah kudapati Bersama derai hujan yang tak mau berhenti Hembusan angin yang temani mentari Mentari yang mulai menepi Bersama sajak-sajak yang mengusang Kata jalang awal perbincangan Antara Aku dan sajakku Yang lama tak berucap syahdu Kan kau dapati Sajak-sajak pembuka…… Lanjutkan membaca Sajak Pembuka Petang