diarymeira · Lightformeira · Me · Meira · Puisi · Sajak Meira · Tak Berkategori

Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Seperti halnya matahari yang tidak pernah lelah menyinari bumi. Seperti juga sang bulan yang berusaha menutupi kegelapan ketika matahari sejenak pergi. Juga seperti hujan yang senantiasa meneduhkan ketika bumi memanggil kepanasan. Aku, akan berusaha menjadi apapun yang kamu mau. Meskipun terkadang matahari terlihat menyakiti bumi, aku juga seperti itu. Tidak ada kesengajaan dibalik rasa sakitmu…… Lanjutkan membaca Jika Peduli-ku Adalah Sebuah Kesalahan

Kisah · Lightformeira · Me · Meira · Sajak Meira

Karena: dustamu

Derai hujan menyipitkan mataku yang baru saja hangat. Terimakasih, diantara senja kali ini akan kusampaikan rasaku bersama tarian hujan. Tapak kakiku menjahui langkahmu. Sudahlah! Tak usah cegah langkahku yang benar ini. Tak cukupkah kau memaksaku untuk berhenti menyayangimu? Lalu sekarang, kau mencoba menipuku (lagi) dengan senyuman dustamu (lagi)? Memang, kita pernah berkisah. Kita pernah merangkai…… Lanjutkan membaca Karena: dustamu

Kisah · Lightformeira · Meira · Sajak Meira

Pergi?

Hanya ingin mengatakan, tetaplah baik-baik saja. Kapanpun, dengan siapapun.. Sejujurnya aku adalah orang yang paling patah saat kau berkata akan pergi. Namun, bagaimana pun aku tak bisa menyalahkanmu yang pergi tanpa alasan. Mungkin saja karena ada hal yang terlalu penting hingga tak bisa kau abaikan. Tapi satu hal yang kusesali darimu, bagaimana bisa kau pergi…… Lanjutkan membaca Pergi?

Andai · Kamu · Kisah · Lightformeira · Sajak Meira

Masih tentang “Cinta dalam Diam”

Untuk seseorang yang sering hari bahkan hampir selalu menjadi inspirasiku “Selamat pagi”. Senang melihatmu masih bisa terbangun dan menatap cahaya berkilauan di luar sana pagi ini. Kau tahu, suatu kebahagian terbesar pagi ini adalah melihatmu masih hadir dalam negriku. Jika bisa, bolehkah aku melihatmu dengan mata hatiku saja, hari ini dan seterusnya? Kamu adalah sesosok yang…… Lanjutkan membaca Masih tentang “Cinta dalam Diam”

Cerpen · Kisah · Lightformeira · Me · Puisi · Sajak Meira

Cerita tentang ‘naluri’

Hanya berbincang pada bunga mawar di tangan.. Mudah sekali hidup ini berubah. Karena terlalu sulit melihat dia dan mereka begitu semangat beradu kreasi. Padahal semuanya bagus. Untuk apa musti berpeeang damai? Aku yang hanya membawa setangkai mawar duduk termenung diujung ruang. Diam, sesekali melihat. Dulu aku ‘pernah’ mengarsir bentuk wajah dan uraia rambut dengan santai,…… Lanjutkan membaca Cerita tentang ‘naluri’

Kisah · Lightformeira · Me · Puisi · Sajak Meira

Pagii

Pagi nya mentari. Namun bukan pagiku Sudah pasti, sabtu bukanlah hariku. Berjam jam telah berlalu tanpa melakukan apapun. Hanya berdiam pada bangku tua, bernyanyi dalam nada sumbang, Kemudian jemari pun turut berirama pada bangku.. Hmm Apalagi yang perlu dilakukan. Ada banyak pekerjaan? iya, banyak. hanya saja memang sedang tak ingin melakukan apapun.. Cukup sudah! Tak…… Lanjutkan membaca Pagii