Cerpen · Kisah · Lightformeira · Meira · Tak Berkategori

Cerpen Untuk Negriku: “The Green Mistery”

“Sampai kapan kau akan menyia-nyiakan alam mu yang terpapar se-sempurna ini?

                Saat ini dunia mengalami ketegangan. Tidak ada satupun pepohonan di seluruh dunia, membuat para ilmuan harus membangun dengan kecanggihan teknologi. Masyarakat lalai akan kehidupan. Mereka terlalu dimanjakan dengan teknologi yang hadir waktu itu. Ribuan robot pun diciptakan. Sehingga di abad ke-5 ini, hampir 1/8 isi bumi adalah robot. Mulai dari rumah, peralatan, hewan. Kealamian dunia pun telah musnah. Bahkan oksigen pun merupakan buatan dari kecanggihan robot tumbuhan. Mirisnya, manusia abad ini tidak ada yang menyadari kepalsuan dunianya.

                 Kehadiran robot yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu, telah mengubah keadaan alam di dunia. Ada sebuah jenis robot yang bahan bakarnya berupa kayu. Lambat laun jumlah pepohonan menipis karena semakin banyaknya manusia yang membutuhkan jenis robot itu. Akibatnya, sekarang para pecinta alam serta para ilmuan menutup jalur menuju hutan. Dan hutan itu adalah satu-satunya alam yang bisa dipertahankan. Mereka bekerja sama membuat kubus kaca, sinar laser, labirin untuk menjaga kelestarian dunia kecil itu. Pada awal tahun 5501-an para ilmuan berhasil memblokade hutan beserta oksigen alami.

***

 4 Mei 6001

                Ting. Klik.

                “Niel, ada tamu?” Tanya kakek pada cucunya.

                Niel segera meraih handroom didepannya. *handroom adalah sebuah alat serupa hp untuk kunci semua akses rumah. Klik. Layar handroom memperlihatkan seorang gadis yang tengah berdiri di depan pintu. Xily, teman sekolah Niel.

                Pintu terbuka setelah handroom mendeteksi sidik jari Niel.

                “Kakek, lanjutkan ceritanya” Pinta Niel.

                “Pada ilmuan sekarang berlomba-lomba membuat robot penghancur gembok labirin. Namun, karena begitu canggihnya ilmuan 500 tahun yang lalu, menyebabkan tidak ada yang mampu membobol gembok itu. Sampai sekarang, belum ada yang tau persis keadaan di dalam kubus kaca itu. Karena itulah mereka menyebut pulau itu dengan THE GREEN MISTERY”

                “The Green Mistery? Ayahku baru saja membahas soal pulau itu”. Sahut Xily. Ayah Xily adalah ilmuan ahli pembuat robot nomor 2 didunia.

                “Apa yang kamu tahu tentang pulau itu?” tanya kakek menanggapai.

                “Aku pernah mendengar dari ayahku, The Green Mistery adalah harta yang melebihi riibuan ton emas. Didalamnya terdapat pepohonan dan oksigen asli yang sangat berguna untuk penelitian. Akan tetapi, penjagaan yang dibuat oleh ilmuan 500 tahun yang lalu sangat kuat. Terdapat sinar laser yang terpasang pada tiap jengkal pulau, Kaca besar pelindung area, Labirin dan lain sebagainya. Belum ada yang tau pasti apa yang ada di dalam sana. Ayahku adalah salah satu orang yang mengincar itu”. Jelas Xily pada Niel dan Kakek.

                Niel hanya tercengang mendengar penjelasan Xily.

                “Generasi muda memang belum faham betapa berharganya kekayaan itu. Jika sampai pulau itu jatuh di tangan mereka, warisan dunia akan hancur”. Ujar kakek lagi. 10 detik pun terasa hening

                “Kek, aku baru ingat. Ayahku beserta 7 ilmuan laintelah menyelesaikan proyek besar tentang itu. Kalau tidak salah proyeknya berupa Robot Penghancur untuk mengkancurkan gembok labirin. Dan kemungkinan, selasa depan robot itu sudah dikirim ke pulau itu. Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah ayahku kek?”. Kakek mulai khawatir dengan penjelasan Xily. Jika benar, maka harus ada tindakan cepat untuk menyelamatkan.

                “Baiklah. Sebenarnya kita bisa menyelamatkan The Green Mistery. 500 tahun, leluhur kakek lah yang membuat pertahanan di pulau itu.” Tiba-tiba kakek meraih handroom, sidik jari kakek menjadi kunci sebuah ruangan dibawah lantai. Seketika lantai di depan kakek bergeser. Kakek menuruni tangga tak jauh didepannya. Tak lama ia keluar membawa sebuah kotak kaca yang berukuran sekitar 30 cm. “ini adalah kotak turun temurun sejak 500 tahun yang lalu. Dan inilah kunci membuka dan mempertahankan pulau itu. Kita bisa pergi dengan beerbekal ini” Kata kakek

                Tanpa fikir panjang, mereka bertiga langsung berangkat menggunakan Helmi milik Xily. ( Helmi adalah alat transportasi yang biasa digunakan dimasa itu. Helmi kependekan dari Helikopter mini yang berkapasitas 4 orang. Dengan fasilitas lengkap tanpa pilot. Hanya dengan mengetikkan suatu nama tempat dalam komputer, Helmi akan membawa kita ke tempat tujuan.

****

                12 jam perjalanan. Dari udara, The Green Mistery nampak seperti kilauan kaca berwarna biru kehijauan.Radius 10 km dari pulau, Xily terkejut melihat Helminya mendeteksi ada sinar laser membahayakan. Kakek teringat kotak yang ia bawa. Tiba-tiba kotaknya mengeluarkan sinar putih, seakan pantulan dari sinar merah. Ternyata kotak inia adalah bagian dari kode pulau ini. Sinarpun tidak lagi terdeteksi oleh helmi, menandakan pulau aman terlewati.

                Helmi mendarat didepan sebuah labirin besar. Anehnya, tidak ada pintu masuk seperti yang diceritakan. Mungkin ini saatnya menggunakan sidik jari keturunan ilmuan dulu. Dulu, diceritakan juga, bahwa hanya ada 1 sidik jari yang bisa membuka. Yaitu sidik jari keturunan ilmuan tepat 500 tahun setelah pulau tersebut dibuat. Jika dalam sejarah, labirin ini dibuat pada tahun 5501 maka 500 tahun kemudian adalah 6001, tahun ini.

                “Neil, letakkan ibu jarimu di sini” Perintah kakeh sambil menyentuh permukaan luar labirin.

                Dan, Benar. Sidik jari yang dimaksud adalah sidik jari neil. Labirin mendeteksi kecocokan sandi. GOAL

                Setelah itu, peta pun dikeluarkan untuk menunjukkan jalan menuju kaca pelindung. Dan tak sampai hitungan jam, sampailah mereka pada tempat tujuan. Klik

                Mereka tercengang melihat lebatnya pohon-pohon disana. Pohon yang terlihat sedikit aneh tapi jauh lebih indah dan hijau daripada pohon di dunianya sekarang.

“Mungkin ini yang dimaksud pohon alam. Bukan pohon tipuan”.

“Menghirup udara ribuan tahun yang lalu. Inikah yang dihirup leluhur kita dahulu kala?”

“Warisan bumi. Beruntung, kita masih bisa merasakan. Bagaimana bisa kekayaan alam seindah ini musnah begitu saja dari muka bumi?”

                Ilmuan yang hebat telah mampu mengabadikan sejarah ribuan tahun yang lalu. Semua ini menjadi bukti bahwa, pepohonan ribuan tahun yang lalu jauh lebih sempurna daripada pepohonan abad sekarang. Jika kecanggihan teknologi “The Green Mistery” mampu menghidupkan pepohonan dan oksigen hingga ribuan tahun, mereka yakin, robot penghancur apapun tidak akan mampu menembus tiap jengkal pulau. The Green Mistery akan tetap menjadi pulau misteri di abad 6601 dan abad-abad selanjutnya. “Tunggulah. Hingga lahir sidik jari 500 tahun kemudian..”

The End

By: Fina Al Khumairoh

See my site : diarymeira.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s